
ANALITYC.ID, BANDARLAMPUNG – Sebuah babak baru dalam kepemimpinan birokrasi Provinsi Lampung akan segera dimulai. Marindo Kurniawan, sosok birokrat muda berprestasi, dijadwalkan dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Lampung pada Jumat, 20 Juni 2025. Pelantikan ini menjadi momen bersejarah, karena Marindo akan tercatat sebagai Sekda termuda yang pernah memimpin birokrasi provinsi ini di usia 44 tahun 6 bulan.
Kelahiran putra asli Bandarlampung pada 6 Desember 1980 ini merupakan bukti nyata bahwa dedikasi, kerja keras, dan prestasi dapat mengantarkan seseorang meraih posisi strategis dalam pemerintahan. Perjalanan kariernya yang dimulai dari golongan terendah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2003, kini bermuara pada jabatan puncak birokrasi daerah sebagai pejabat eselon I dengan pangkat Pembina Utama Muda (IV/c).
Marindo menempuh perjalanan panjang dalam dunia pendidikan yang menjadi fondasi kokoh bagi kariernya. Ia memulai pendidikan dasar di SDN 2 Menggala dan lulus pada 1992, kemudian melanjutkan ke SMPN 1 Menggala hingga lulus tahun 1995. Pendidikan menengah atasnya diselesaikan di SMUN 2 Bandar Lampung pada 1998.
Kecintaannya pada ilmu pengetahuan mendorongnya untuk terus menempuh pendidikan tinggi. Gelar Sarjana Teknik berhasil diraih dari Universitas Lampung pada 2003, hanya dalam waktu dua tahun kemudian ia menuntaskan program Magister Manajemen di kampus yang sama pada 2005. Puncak pencapaian akademiknya terwujud ketika ia meraih gelar Doktor Ilmu Ekonomi pada tahun 2023, sebuah prestasi yang semakin mengukuhkan kapasitasnya sebagai pemimpin birokrasi yang tidak hanya berpengalaman, tetapi juga berpengetahuan luas.
“Pendidikan adalah investasi terbaik. Saya selalu percaya bahwa pengetahuan dan pengalaman harus berjalan beriringan dalam membangun birokrasi yang profesional dan melayani,” ujar Marindo dalam salah satu kesempatan.
Di balik kesuksesannya sebagai birokrat, Marindo juga dikenal sebagai sosok kepala keluarga yang penuh perhatian. Ia menikah dengan Agnesia Bulan Rurianti dan dikaruniai dua orang anak, Kalila Aulia Amauri Shalta dan Kalevi Abiyu Amauri Shalta. Kehadiran keluarga menjadi penyeimbang dan motivasi bagi Marindo dalam mengemban tugas-tugas berat di pemerintahan.
“Keluarga adalah sumber kekuatan saya. Dukungan istri dan anak-anak membuat saya selalu semangat memberikan yang terbaik untuk masyarakat Lampung,” ungkapnya dengan penuh kehangatan.
Perjalanan karier Marindo dalam birokrasi mencerminkan konsistensi dan dedikasi tinggi. Sejak bergabung sebagai ASN pada 2003, ia meniti karier dari posisi paling bawah dan terus menanjak berkat kinerja yang gemilang.
Kariernya dimulai sebagai Kepala Seksi Evaluasi dan Pelaporan di Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Tulang Bawang pada 2008, kemudian dipercaya menjadi Kepala Seksi Perencanaan di instansi yang sama. Pada 2011, ia naik menjadi Kepala Bidang Pengadaan dan Aset di BPKAD Tulang Bawang, dilanjutkan sebagai Kepala Bidang Anggaran pada 2012.
Kiprahnya semakin diperhitungkan ketika pada 2014 ia dipercaya memimpin Bagian Anggaran di Biro Keuangan Sekretariat Daerah Provinsi Lampung. Tiga tahun kemudian, ia menjabat sebagai Kepala Bidang Anggaran di BPKAD Provinsi Lampung, sebelum kemudian pada 2020 menjadi Analis Pembinaan Anggaran sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Perencanaan Anggaran.
Kepercayaan semakin besar diberikan kepadanya ketika ia ditunjuk sebagai Plt Kepala BPKAD Provinsi Lampung pada 2021, dan pada tahun yang sama diangkat secara definitif sebagai Kepala BPKAD Provinsi Lampung hingga saat ini. Pengalaman puncaknya adalah ketika ia diamanahi sebagai Penjabat Bupati Pringsewu pada periode 2024–2025, sebuah tugas yang membuktikan kemampuannya memimpin pemerintahan di tingkat kabupaten.
“Setiap jabatan yang saya emban adalah amanah. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik, baik untuk institusi maupun masyarakat yang dilayani,” tegasnya.
Dedikasi Marindo dalam mengabdi tidak luput dari pengakuan dan apresiasi. Berbagai penghargaan bergengsi telah diraihnya, baik dari pemerintah pusat maupun organisasi kemasyarakatan.
Pada 2024, ia menerima Lencana Bakti Inovasi Desa dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya dalam pembangunan desa. Di tahun yang sama, Presiden Republik Indonesia menganugerahinya Satyalencana Karyasatya XX Tahun atas pengabdian selama dua dekade sebagai ASN. Sebelumnya, ia juga telah menerima Satyalencana Karyasatya X Tahun pada 2014.
Di tingkat daerah, ia dianugerahi Adhitya Karya Mahatva Yodha Utama oleh Karang Taruna Lampung atas dedikasinya dalam pemberdayaan pemuda. Gerakan Pramuka Lampung juga memberikan Lencana Pancawarsa III pada 2023 sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam pendidikan kepramukaan.
Prestasi akademiknya pun tak kalah membanggakan. Pada 2024, ia dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik I Tingkat Fakultas dan Universitas untuk jenjang Doktor S3 di Universitas Lampung, sebuah pencapaian luar biasa yang membuktikan komitmennya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.
Pelantikan Marindo sebagai Sekda Provinsi Lampung menuai harapan besar dari berbagai kalangan. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat, pengalaman birokrasi yang matang, serta usia yang relatif muda, ia diharapkan mampu membawa semangat baru dan inovasi dalam sistem pemerintahan Provinsi Lampung.
“Kami optimis Pak Marindo akan membawa perubahan positif. Pengalamannya di bidang keuangan dan anggaran sangat dibutuhkan untuk mengoptimalkan pengelolaan keuangan daerah,” kata salah satu pejabat di lingkungan Pemprov Lampung.
Sebagai Sekda, Marindo akan menjadi kepala birokrasi yang mengoordinasikan seluruh organisasi perangkat daerah di Provinsi Lampung. Tugasnya meliputi pengelolaan administrasi pemerintahan, perencanaan pembangunan, hingga pelayanan publik yang lebih efisien dan efektif.
Tantangan yang dihadapi tentu tidak ringan. Mulai dari optimalisasi pendapatan daerah, efisiensi anggaran, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga percepatan pembangunan infrastruktur dan perekonomian daerah pasca-pandemi. Namun dengan rekam jejak gemilang yang telah ditunjukkan selama ini, Marindo diyakini mampu menjawab tantangan tersebut.
“Saya siap mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Bersama seluruh jajaran birokrasi Provinsi Lampung, kita akan bekerja keras untuk mewujudkan Lampung yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat,” pungkas Marindo Kurniawan, calon Sekda termuda Provinsi Lampung.
Pelantikan Marindo Kurniawan pada 20 Juni 2025 mendatang dinanti sebagai momentum kebangkitan baru birokrasi Lampung menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern, inovatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Tidak ada komentar