Jelang Tahun Baru 2026, Pemprov Lampung Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil dan Stok Aman

redaksianalityc@gmail.com
30 Des 2025 03:44
Daerah 0 93
2 menit membaca

Bandar Lampung – Analityc.id – Menjelang Tahun Baru 2026, Pemerintah Provinsi Lampung memastikan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional tetap stabil serta ketersediaan stok bahan pangan dalam kondisi aman. Kepastian ini diperoleh setelah Pemprov Lampung melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pasar di wilayah Lampung.(30/12/2025).

Salah satu pemantauan dilakukan di Pasar Kangkung, Kota Bandar Lampung, pada Sabtu (27/12/2025). Dari hasil peninjauan di lapangan, harga bahan kebutuhan pokok terpantau relatif stabil dan masih berada dalam batas kewajaran. Kondisi tersebut dinilai mampu menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan menjelang akhir tahun.

Berdasarkan hasil pantauan, harga beras medium SPHP Bulog tercatat sebesar Rp12.000 per kilogram, beras premium Rp15.000 per kilogram, gula pasir curah Rp17.500 per kilogram, minyak goreng curah Rp18.000 per liter, serta minyak goreng premium Rp22.000 per liter. Sementara itu, harga daging sapi berada di kisaran Rp130.000 per kilogram, sedangkan telur ayam dijual dengan harga Rp28.000 per kilogram.

Untuk komoditas hortikultura, cabai merah berada di kisaran Rp45.000 per kilogram, cabai rawit merah dan hijau masing-masing Rp70.000 per kilogram, bawang merah Rp40.000 per kilogram, serta bawang putih Rp35.000 per kilogram. Harga cabai yang sebelumnya sempat mengalami kenaikan kini mulai menunjukkan tren penurunan dan berangsur terkendali.

Selain menjaga stabilitas harga, Pemprov Lampung juga memastikan bahwa stok bahan pangan mencukupi hingga puncak perayaan Tahun Baru 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan serta menjamin kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Sebelumnya, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal juga melakukan pemantauan langsung ke sejumlah pasar di Kabupaten Pesisir Barat. Kegiatan tersebut menegaskan komitmen Pemprov Lampung untuk menjaga stabilitas harga sekaligus menciptakan keseimbangan antara kesejahteraan petani dan daya beli masyarakat.

Pemprov Lampung menegaskan bahwa pengendalian harga bahan pokok tidak hanya berfokus pada pengawasan harga, tetapi juga menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas ekonomi daerah. Dengan harga yang terkendali dan pasokan yang aman, aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan dapat berjalan lancar dan kondusif.

Menjelang Tahun Baru 2026, Pemprov Lampung terus hadir di tengah masyarakat guna memastikan pasokan bahan pokok tetap terjaga, harga stabil, serta perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung aman dan nyaman.(Red).

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *