Banjir Tahunan Kembali Melanda, POSPERA Desak Pemkab Pringsewu Hadirkan Solusi Konkret

redaksianalityc@gmail.com
22 Feb 2026 16:26
Daerah 0 49
2 menit membaca

Pringsewu – Analityc.id– Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Pringsewu Pada Malam Hari ini, kembali memicu banjir di sejumlah titik terutama di Pekon Wates, Kecamatan Gadingrejo. Peristiwa yang kerap berulang setiap tahun ini menuai sorotan dari Dewan Pimpinan Cabang POSPERA Pringsewu yang menilai pemerintah daerah belum menghadirkan langkah penanganan yang komprehensif, (22/2/2026).

Ketua POSPERA Pringsewu, Bennur, menyatakan bahwa banjir yang merendam rumah warga bukan lagi sekadar fenomena musiman, melainkan persoalan serius yang membutuhkan solusi jangka panjang.

“Setiap hujan deras turun, air dengan mudah meluap dan masuk ke rumah-rumah warga. Aktivitas masyarakat terganggu, kerugian materiil terus berulang. Ini bukan masalah baru, melainkan persoalan lama yang belum terselesaikan secara menyeluruh,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan warga dan hasil pantauan di lapangan, banjir diduga dipicu oleh sistem drainase yang tidak optimal, adanya pendangkalan saluran air, serta belum maksimalnya normalisasi aliran di titik-titik rawan. Kondisi ini diperparah dengan minimnya pemeliharaan infrastruktur pengendali banjir secara berkala.

Warga Pekon Wates mengaku selalu diliputi kekhawatiran setiap hujan turun dengan intensitas tinggi. Selain merendam pemukiman, banjir juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat serta menimbulkan kerusakan pada perabotan rumah tangga.

POSPERA mendesak Pemerintah Kabupaten Pringsewu agar segera melakukan langkah konkret, mulai dari normalisasi drainase, pembangunan saluran pembuangan yang memadai, hingga penetapan penanganan banjir sebagai program prioritas daerah.

Selain itu, organisasi tersebut juga meminta transparansi terkait anggaran infrastruktur dan program penanggulangan banjir agar masyarakat mengetahui sejauh mana komitmen pemerintah dalam menyelesaikan persoalan ini.

POSPERA berharap pemerintah daerah tidak hanya merespons ketika kondisi menjadi sorotan publik, tetapi mampu menghadirkan kebijakan preventif dan berkelanjutan. Dengan perencanaan yang matang serta pelaksanaan yang konsisten, persoalan banjir tahunan diharapkan tidak lagi menjadi beban yang terus berulang bagi masyarakat Pringsewu.

Warga pun berharap adanya sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah provinsi guna menghadirkan solusi permanen sehingga rasa aman dan kenyamanan masyarakat dapat benar-benar terwujud. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *