HUT ke-9 PI Lampung, Semangat Kebersamaan Dorong 2.000 Akad Rumah

redaksianalityc@gmail.com
11 Jan 2026 08:20
Nasioanl 0 91
3 menit membaca

Bandar Lampung– Analityc.id – Minggu, 11 Januari 2026. Perkembangan sektor perumahan subsidi dan komersial di Provinsi Lampung terus menunjukkan tren positif. Hal tersebut tercermin dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-9 Pengembang Indonesia Provinsi Lampung, yang menjadi momentum konsolidasi serta penguatan peran pengembang sebagai pejuang rumah rakyat.

Memasuki usia ke-9, Pengembang Indonesia (PI) Lampung dinilai semakin maju, solid, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan berbagai pihak, termasuk sektor perbankan, membuat PI Lampung kini menjadi salah satu asosiasi pengembang yang diperhitungkan. Bahkan, sejumlah bank telah menempatkan PI Lampung sebagai mitra prioritas dalam penyaluran pembiayaan perumahan subsidi.

Ketua PI Lampung, Berkat Arpanto, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kekompakan dan kerja bersama seluruh anggota. Dari sebelumnya berada di peringkat ke-13, kini PI Lampung berhasil menembus lima besar asosiasi properti di tingkat provinsi. Pada tahun ini, PI Lampung menargetkan dapat masuk lima besar secara nasional melalui penguatan kinerja organisasi, kepatuhan terhadap regulasi, serta peningkatan kualitas layanan perumahan bagi masyarakat.

Pada momen ulang tahun ini, Ketua Dewan Pembina PI Lampung, Urianto Muslim, juga menegaskan target besar organisasi, yakni pencapaian 2.000 akad rumah subsidi dan komersial. Target tersebut diharapkan dapat terwujud melalui semangat saling bahu-membahu antaranggota. Ia juga menyampaikan bahwa jika PI pusat memiliki program “Satu Hektare Satu Kecamatan” sebagai strategi pemerataan pembangunan perumahan rakyat, maka PI Lampung mengusung semangat kebersamaan melalui program khas bertajuk “Ngopi Duduk, Cuan”, sebagai sarana konsolidasi dan motivasi seluruh anggota.

Sekretaris Jenderal DPP Pengembang Indonesia, Muhammad Hidayat, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut, menilai perkembangan PI Lampung sangat luar biasa. Menurutnya, semangat para pengembang muda di Lampung telah berhasil mengangkat kinerja organisasi secara signifikan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, hingga 31 Desember 2025, kontribusi transaksi anggota PI secara nasional telah menembus Rp1 triliun lebih. Ini menjadi bukti bahwa PI mampu berperan sebagai motor penggerak utama dalam penyediaan rumah rakyat,” ujarnya.

Selain capaian transaksi, PI juga berhasil lolos dalam proses verifikasi dan sertifikasi organisasi, sehingga menempatkan PI sebagai salah satu asosiasi yang memenuhi standar nasional. PI pusat saat ini tercatat berada di peringkat tujuh besar Grade A dan masuk dalam jajaran asosiasi yang siap melakukan sertifikasi anggota secara berkelanjutan.

Ke depan, PI akan terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam mendukung program 3 juta rumah. PI juga menjajaki kerja sama lintas sektor dengan Kementerian UMKM dan Kementerian Pertanian melalui pengembangan konsep agro property, yakni perumahan yang terintegrasi dengan kegiatan agribisnis.

Kerja sama dengan perbankan tetap menjadi pilar penting dalam pembiayaan perumahan produktif, termasuk pengembangan rumah yang terintegrasi dengan kawasan usaha serta pasar bagi pelaku UMKM. Dengan semangat kekompakan di usia ke-9, Pengembang Indonesia optimistis dapat terus berjalan beriringan, menjaga solidaritas, dan memperkuat perannya sebagai asosiasi properti yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga berpihak pada kepentingan masyarakat dan mendukung program perumahan nasional.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *