Skandal Solar Subsidi di Jantung Kota! SPBU Sultan Agung Disorot

redaksianalityc@gmail.com
13 Apr 2026 06:11
Daerah 0 35
2 menit membaca

Bandar Lampung, Analityc.id – Di tengah gencarnya penindakan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi oleh jajaran Kepolisian Daerah Lampung, sorotan tajam kini mengarah ke SPBU Pertamina 24.351.125 Sultan Agung. SPBU yang berada di kawasan strategis Kedaton itu diduga masih melakukan praktik pengocoran solar subsidi secara ilegal, (13 April 2026).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aktivitas pengisian berulang menggunakan jeriken atau kendaraan modifikasi—yang kerap disebut “cong” oleh masyarakat—masih berlangsung. Praktik ini diduga kuat untuk mengalihkan solar subsidi ke pihak tertentu, yang kemudian dijual kembali dengan harga non-subsidi.

Nama pengawas lapangan berinisial A dan N ikut disebut dalam dugaan ini. Keduanya diduga mengetahui bahkan membiarkan aktivitas pengocoran tersebut terus berjalan tanpa tindakan tegas. Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terkait.

Padahal sebelumnya, Kapolda Lampung melalui jajarannya telah menunjukkan komitmen keras dalam memberantas mafia BBM subsidi. Sejumlah pelaku telah diamankan dalam operasi yang menyasar praktik penimbunan dan penyalahgunaan distribusi BBM di berbagai wilayah.

Namun, munculnya dugaan praktik serupa di SPBU Sultan Agung memunculkan tanda tanya besar. Apakah penindakan hanya menyasar pelaku kecil di lapangan, sementara praktik di tingkat SPBU masih luput dari pengawasan?

Masyarakat kini menanti langkah tegas aparat. Jika benar praktik ini masih berlangsung, maka bukan hanya merugikan negara, tetapi juga mengkhianati hak masyarakat kecil yang bergantung pada BBM subsidi.

Desakan pun menguat agar Kepolisian Negara Republik Indonesia, khususnya Polda Lampung, segera melakukan penyisiran menyeluruh terhadap SPBU di Kota Bandar Lampung. Transparansi dan penegakan hukum dinilai menjadi kunci untuk memutus rantai mafia BBM yang selama ini merugikan publik.

Media ini akan terus menelusuri dan mengungkap fakta di balik dugaan praktik pengocoran BBM subsidi ini.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPBU belum memberikan tanggapan resmi.(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *