‎BRIN dan Komisi X DPR RI Perkuat Pemahaman AI untuk Mahasiswa dan UMKM di Lampung

redaksianalityc@gmail.com
9 Apr 2026 07:27
Daerah 0 13
2 menit membaca

Bandar Lampung, Analityc.id – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Anggota Komisi X DPR RI menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi dan Fundamental Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) di Hotel Golden Tulip, Bandar Lampung, Kamis (9/4/2026).

‎Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, kalangan akademisi muda, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat terhadap pemanfaatan AI dalam mendukung produktivitas dan inovasi.

‎Anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Kadafi, dalam sambutannya yang disampaikan secara daring, menilai tema kecerdasan buatan sangat relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.

‎“AI merupakan inovasi yang akan sangat mewarnai berbagai aspek kehidupan kita ke depan. Ini bukan hanya tantangan, tetapi juga peluang besar untuk kemajuan,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, melalui kegiatan ini peserta diharapkan dapat memperluas wawasan, sekaligus mengembangkan kemampuan (soft skill) dalam memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif.

‎“Sekarang kita sangat mudah mengakses data. AI harus mampu mendorong produktivitas, inovasi, dan tentu saja memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.

‎Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Muda BRIN, Muh Yasir, menjelaskan bahwa kecerdasan buatan merupakan bagian dari perkembangan teknologi informasi yang terus berevolusi.

‎“Sejak awal, informasi disampaikan secara lisan, kemudian berkembang menjadi tulisan, hingga ditemukannya mesin cetak. Setelah itu muncul radio, telepon, televisi, komputer, internet, hingga smartphone,” jelasnya.

‎Menurutnya, meskipun informasi tetap dibuat oleh manusia, cara distribusinya terus mengalami perubahan seiring kemajuan teknologi.

‎“AI bekerja dengan mempelajari pola dari data. Dari situ, sistem dapat melakukan prediksi hingga membantu dalam pengambilan keputusan,” ujarnya.

‎Ia juga memaparkan dua jenis utama kecerdasan buatan, yakni predictive AI yang digunakan untuk memprediksi berdasarkan data, serta generative AI yang mampu menghasilkan konten baru.

‎Melalui kegiatan ini, BRIN berharap literasi masyarakat terhadap teknologi AI semakin meningkat, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan, riset, hingga pengembangan UMKM.

‎BRIN bersama Anggota Komisi X DPR RI menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi dan Fundamental Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI). Foto: Sandika

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *