‎Wahrul Fauzi Siap Pimpin Karang Taruna Lampung, Fokus Perkuat Peran Pemuda dan Ekonomi Desa

redaksianalityc@gmail.com
6 Jul 2026 08:57
Daerah 0 20
2 menit membaca

Bandar Lampung, Analityc.id – Anggota DPRD Provinsi Lampung, Wahrul Fauzi Silalahi, menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua Karang Taruna Provinsi Lampung pada Temu Karya yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Agustus 2026. Mengusung semangat kebangkitan organisasi, Wahrul menawarkan program pemberdayaan 1.000 UMKM sebagai langkah memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.

‎Wahrul mengaku mendapat dukungan dari sejumlah Ketua Karang Taruna kabupaten/kota di Lampung. Dukungan tersebut, menurutnya, menjadi motivasi untuk mengembalikan Karang Taruna sebagai organisasi kepemudaan yang aktif, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

‎”Karang Taruna harus kembali menjadi wadah yang mampu menghimpun potensi pemuda dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun daerah,” kata Wahrul, Senin (6/7/2026).

‎Ia menjelaskan, sebelum maju dalam Temu Karya, dirinya akan meminta arahan dan restu dari Gubernur Lampung agar arah organisasi sejalan dengan program pembangunan daerah.

‎Jika dipercaya memimpin Karang Taruna Lampung, Wahrul berkomitmen mengembalikan kejayaan organisasi seperti pada masa kepemimpinan Fauzi AT, ketika Karang Taruna Lampung menjadi perhatian nasional.

‎Sebagai program unggulan, ia menyiapkan pemberdayaan 1.000 UMKM yang menyasar kalangan pemuda di seluruh Lampung. Program tersebut diharapkan mampu menciptakan wirausaha baru sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

‎Selain itu, Karang Taruna juga akan dilibatkan dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, seperti Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes), Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program pengering (dryer) hasil pertanian, hingga mengawal penyaluran pupuk cair agar tepat sasaran.

‎”Pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton. Pemuda harus tampil sebagai pelaku pembangunan, hadir di tengah masyarakat, dan menjadi bagian dari solusi dalam menyukseskan program pemerintah,” tegasnya.

‎Menurut Wahrul, Lampung memiliki potensi besar dari sisi sumber daya pemuda. Semangat gotong royong yang masih terpelihara di desa-desa, mulai dari kegiatan sosial, perbaikan lingkungan, hingga membantu masyarakat saat terjadi bencana, menjadi modal penting yang harus terus diperkuat.

‎Ia optimistis, dengan kepemimpinan yang solid dan kolaborasi bersama pemerintah, Karang Taruna Lampung dapat kembali menjadi organisasi yang melahirkan inovasi, menggerakkan ekonomi kerakyatan, serta menjadi garda terdepan dalam pemberdayaan masyarakat.

‎”Semangat gotong royong dan potensi besar pemuda harus menjadi kekuatan utama Karang Taruna untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Lampung,” pungkasnya. (Red)





Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *