Langkah Nyata UIN RIL dalam Menjaga Keberlanjutan Ekosistem Bawah Laut

redaksianalityc@gmail.com
2 Jun 2026 15:02
Pendidikan 0 19
2 menit membaca

Bandar Lampung, Analityc.id – Program Studi (Prodi) Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (FST) bersama Prodi Pendidikan Biologi Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung (RIL) melaksanakan kegiatan konservasi ekosistem bawah laut melalui transplantasi terumbu karang di Dusun Jelarangan, Desa Pulau Pahawang, Kabupaten Pesawaran, Senin (1/6/2026).

Kegiatan yang melibatkan dosen dan mahasiswa dari kedua program studi tersebut merupakan bagian dari komitmen akademik dan sosial UIN RIL dalam mendukung pelestarian ekosistem laut sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan perairan.

Dalam kegiatan tersebut, tim menanam lima unit transplantasi terumbu karang menggunakan metode spider web dengan bantuan seawalker pada kawasan rehabilitasi terumbu karang yang juga menjadi salah satu destinasi wisata bahari di Pulau Pahawang.

Sekretaris Prodi Biologi FST UIN RIL, Suci Wulan Pawhestri, menjelaskan bahwa metode spider web merupakan teknik rehabilitasi terumbu karang dengan memanfaatkan rangka besi berbentuk jaring laba-laba sebagai media penempelan fragmen karang.

“Proses diawali dengan pemasangan rangka pada dasar perairan yang sesuai. Selanjutnya, fragmen karang sehat dari koloni indukan dipilih dan diikat secara hati-hati pada setiap sisi rangka menggunakan pengikat khusus yang tahan terhadap kondisi laut. Struktur transplantasi kemudian ditempatkan secara stabil agar karang dapat tumbuh dan beradaptasi secara optimal hingga membentuk koloni baru,” jelasnya.

Menurut Suci, metode tersebut menjadi salah satu upaya efektif untuk memulihkan ekosistem terumbu karang yang mengalami degradasi sekaligus meningkatkan keanekaragaman hayati laut. Ia menegaskan bahwa menjaga keberlanjutan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama.

“Kami berupaya menjaga habitat yang menjadi penopang kehidupan berbagai organisme laut, bukan semata-mata habitat yang memberikan manfaat langsung bagi manusia. Menjaga keseimbangan ekosistem merupakan langkah penting untuk memastikan keberlanjutan kehidupan bagi generasi mendatang,” ujarnya.

Selain menjadi bentuk kontribusi terhadap pelestarian lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.

Pelaksanaan kegiatan tersebut sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 14 (Life Below Water) melalui upaya perlindungan ekosistem laut, SDG 13 (Climate Action) melalui pemeliharaan keseimbangan ekosistem sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara Prodi Biologi FST dan Prodi Pendidikan Biologi FTK.

Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen UIN Raden Intan Lampung dalam mengembangkan kampus berwawasan lingkungan melalui pendekatan ilmiah, edukatif, dan partisipatif. Melalui program ini diharapkan tumbuh kesadaran kolektif untuk menjaga ekosistem laut dan pesisir serta memperkuat budaya peduli lingkungan dalam mendukung terwujudnya Kampus Hijau Berkelanjutan UIN RIL. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *