Oplus_16908288PESISIR BARAT, Analityc id – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Muhammad Thohir Krui di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung, Rabu (10/6/2026).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan pemerintah untuk memperkuat akses dan pemerataan layanan kesehatan, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Setibanya di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB, Presiden Prabowo yang didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi langsung meninjau sejumlah fasilitas rumah sakit. Presiden juga menyempatkan diri berdialog dengan tenaga kesehatan serta pasien yang tengah menjalani perawatan.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan fasilitas kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah guna memastikan seluruh rakyat Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas.
“Saya prihatin. Saya mendengar bahwa ada yang meninggal karena pendarahan saat melahirkan dalam perjalanan menuju rumah sakit karena membutuhkan waktu yang lama. Hal ini harus kita atasi,” ujar Presiden.
Menurut Prabowo, penguatan sektor kesehatan harus berjalan seiring dengan pembangunan ekonomi nasional yang kuat. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen mengelola sumber daya alam secara optimal agar mampu mendukung pembiayaan berbagai program pelayanan publik, termasuk layanan kesehatan.
RSUD KH Muhammad Thohir Krui merupakan hasil peningkatan status rumah sakit dari kelas D menjadi kelas C. Dengan status baru tersebut, rumah sakit kini memiliki kapasitas dan layanan yang lebih lengkap untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Pesisir Barat dan daerah sekitarnya.
Rumah sakit ini dilengkapi berbagai fasilitas modern, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD), ruang operasi, Intensive Care Unit (ICU/ICCU), laboratorium, hingga layanan hemodialisa. Kapasitas pelayanan juga meningkat dengan tersedianya 101 tempat tidur.
Selain itu, pelayanan kesehatan di RSUD KH Muhammad Thohir Krui difokuskan pada penanganan penyakit prioritas nasional, seperti kanker, jantung, stroke, uro-nefrologi, serta kesehatan ibu dan anak. Saat ini rumah sakit didukung oleh 13 dokter umum, 76 perawat, dan 52 bidan.
Presiden Prabowo menjelaskan bahwa pembangunan rumah sakit di Krui merupakan bagian dari program nasional yang lebih luas. Pemerintah menargetkan pembangunan dan renovasi sekitar 350 hingga 400 rumah sakit di seluruh kabupaten dan kota di Indonesia.
Tidak hanya itu, pemerintah juga tengah menyiapkan program modernisasi terhadap 10.000 puskesmas di seluruh Indonesia. Untuk mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan daerah, sebanyak 1.000 unit alat kesehatan modern telah didistribusikan ke 514 kabupaten dan kota.
RSUD KH Muhammad Thohir Krui sendiri menjadi salah satu dari 66 lokasi prioritas nasional dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan merupakan satu-satunya proyek program tersebut di Provinsi Lampung.
Rumah sakit yang berdiri di atas lahan seluas 48.000 meter persegi ini mulai dibangun pada 13 Juni 2025 dan rampung pada Desember 2025. Pembangunannya menelan anggaran sebesar Rp152,98 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Kehadiran RSUD KH Muhammad Thohir Krui diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat Pesisir Barat. Selain mempercepat akses terhadap pelayanan medis yang memadai, rumah sakit ini juga diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap rumah sakit rujukan di luar daerah.
Dengan fasilitas yang lebih modern dan layanan yang semakin lengkap, RSUD KH Muhammad Thohir Krui diharapkan menjadi pusat pelayanan kesehatan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya pemerataan pembangunan kesehatan di Indonesia. (Red)
Tidak ada komentar