‎Diduga Kembali Beroperasi, Judi Sabung Ayam di Sukorejo Resahkan Warga dan Lingkungan Pesantren

redaksianalityc@gmail.com
1 Mei 2026 15:16
Nasioanl 0 12
2 menit membaca

Jawa Timur, Analityc.id — Sejumlah warga di Desa Serangan, Dukuh Buluhsari, Kecamatan Sukorejo, Jawa Timur, mengaku resah dengan aktivitas perjudian sabung ayam yang disebut berlangsung secara terang-terangan di wilayah mereka.

‎Kegiatan ilegal tersebut dikabarkan kerap mendatangkan banyak orang dari luar daerah, sehingga dinilai mengganggu ketertiban dan kenyamanan lingkungan warga sekitar. Kondisi itu semakin memprihatinkan karena lokasi yang diduga menjadi arena sabung ayam berada tidak jauh dari sejumlah pondok pesantren di kawasan Sukorejo.

‎Warga khawatir keberadaan praktik perjudian tersebut dapat menimbulkan dampak sosial dan moral bagi masyarakat, khususnya generasi muda di lingkungan sekitar pesantren.

‎Salah seorang warga berinisial CT mengungkapkan, aktivitas perjudian sabung ayam itu sebenarnya sudah beberapa kali ditertibkan aparat penegak hukum. Namun, setelah penindakan dilakukan, kegiatan tersebut kembali beroperasi bahkan disebut semakin besar.

‎“Setiap kali ditutup, tidak lama kemudian buka lagi. Bahkan sekarang justru semakin ramai,” ujar CT, Jumat (1/5/2026).

‎Ia juga menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum tertentu yang diduga memberikan perlindungan terhadap praktik perjudian tersebut. Kondisi itu membuat para pelaku disebut tidak jera dan seolah kebal terhadap hukum.

‎Menurut CT, perputaran uang dalam aktivitas perjudian sabung ayam itu tergolong fantastis, terutama pada akhir pekan.

‎“Kalau hari Sabtu dan Minggu, bisa ratusan juta rupiah. Itu baru satu lokasi,” katanya.

‎Warga mengaku takut melapor secara langsung karena khawatir mendapat intimidasi dari pihak tertentu. Mereka berharap aparat penegak hukum, khususnya dari tingkat pusat, dapat turun tangan dan mengambil langkah tegas agar praktik perjudian tersebut benar-benar dihentikan.

‎Sebelumnya, menjelang bulan Ramadan hingga pasca-Idulfitri, aparat sempat melakukan penertiban di lokasi tersebut. Namun, menurut warga, aktivitas sabung ayam kembali berjalan setelah situasi dianggap aman.

‎Masyarakat berharap lingkungan mereka dapat kembali kondusif, aman, dan terbebas dari aktivitas perjudian yang dinilai meresahkan serta melanggar hukum.(Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *