
Jakarta, Analityc.id – Ketua Umum DPP Relawan PRANTARA Indonesia (Prabowo Untuk Nusantara) Indra Musta’in menyatakan dukungan penuh terhadap seluruh Program Strategis Nasional yang berpihak kepada rakyat, di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, Pembangunan Kampung Nelayan, serta berbagai program kerakyatan lainnya yang menjadi bagian dari komitmen dan visi pembangunan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Dukungan ini disampaikan olehnya saat jumpa pers DPP PRANTARA Indonesia disekretariatannya , Minggu (21/06). Berdasarkan pada amanat Pembukaan UUD 1945 untuk melindungi segenap bangsa Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, serta mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, ujarnya.
Secara teori pembangunan sosial, negara memiliki kewajiban menghadirkan kebijakan yang mampu memperkuat kualitas sumber daya manusia, memperluas akses ekonomi rakyat, dan mengurangi kesenjangan sosial. Oleh karena itu, program-program tersebut merupakan bentuk nyata keberpihakan negara kepada masyarakat kecil, petani, nelayan, pelaku UMKM, serta generasi muda Indonesia.
DPP PRANTARA Indonesia menilai bahwa berbagai program tersebut telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian rakyat melalui meningkatnya perputaran ekonomi di daerah, terbukanya lapangan kerja baru, bertambahnya permintaan terhadap hasil pertanian, perikanan, peternakan, dan produk lokal yang secara langsung meningkatkan pendapatan masyarakat.
Indra juga menjelaskan, Program MBG misalnya, tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak bangsa, tetapi juga menggerakkan rantai ekonomi kerakyatan melalui penyerapan hasil bumi petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha lokal.
Demikian pula Koperasi Desa Merah Putih yang diharapkan menjadi instrumen penguatan ekonomi desa agar masyarakat semakin mandiri dan sejahtera.
“Atas dasar itu, Kami dari DPP PRANTARA Indonesia mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai opini, informasi yang belum terverifikasi, maupun isu-isu yang berpotensi memecah persatuan bangsa dan mengganggu stabilitas nasional” imbuhnya.
“Perbedaan pandangan adalah bagian dari demokrasi, namun kepentingan rakyat dan keberlanjutan pembangunan nasional harus tetap menjadi prioritas bersama. Stabilitas negara merupakan syarat utama bagi tumbuhnya investasi, pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat” tambahnya.
Kami dari DPP PRANTARA Indonesia juga mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berpihak kepada rakyat, termasuk upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan terhadap berbagai pihak yang merugikan negara dan mengkhianati kepentingan rakyat, ujar Indra.
Namun demikian, dukungan terhadap program pemerintah tidak berarti menghilangkan fungsi pengawasan. Sebaliknya, seluruh elemen bangsa, baik akademisi, aktivis, tokoh masyarakat, media, maupun masyarakat umum, harus bersama-sama mengawal pelaksanaan program-program tersebut agar berjalan transparan, tepat sasaran, dan bebas dari praktik korupsi.
Ketua Umum DPP PRANTARA ini juga memaparkan jika Sebagai bentuk tanggung jawab moral kepada rakyat dan bangsa, DPP PRANTARA Indonesia akan membentuk Tim Independen Pengawasan dan Monitoring Program Nasional, khususnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), guna membantu mendorong terciptanya tata kelola yang sehat, transparan, dan akuntabel.
Tim ini diharapkan dapat menjadi mitra pengawasan yang konstruktif dalam memantau pelaksanaan program, mendukung keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang profesional, serta mencegah penyalahgunaan kewenangan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Langkah ini merupakan wujud nyata dukungan DPP PRANTARA Indonesia terhadap cita-cita mulia Presiden Prabowo Subianto dalam membangun Indonesia yang lebih sehat, lebih kuat, lebih sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, Pungkasnya (Red).
Tidak ada komentar